Jumat, 23 Oktober 2020

Bandung-Yogya dan kita

 Dear kamu,

Kamu mungkin tidak tahu ini. Dan jika kamu membaca ini, mungkin  kamu telah menjadi milik orang lain. Kamu tahu? aku menantimu 12 tahun dalam diam

 ya... sejak kelas 8 SMP, dan berakhir di 23 Oktober 2020. 

Aku sedikit menghela nafas panjang, menahan tangis namun bahagia
Tuhan, mengabulkan segala doaku

Aku pernah berdoa seperti ini " Ya Allah, jodohkanlah kami, sungguh aku mencintainya. Tapi, jika kami tidak berjodoh, maka biarkan dia menikah lebih dulu, agar aku tau kapan batas akhir aku meminta dirinya padamu"

Sampai pada titik dimana aku sedikit mengingat percakapan sebelum 12 tahun.
"Lo suka kota apa?" tanya dirimu padaku "Jogja" jawabku tersenyum menghadapmu, "kenapa?" tanyamu kembali "ngga tau, suka aja" jawabku. seketika kita terdiam, lalu aku membalas tanyamu "kalo lo?" tanyaku "Bandung, dan ngga tau kenapa suka aja" jawabmu. 

Tak pernah ada percakapan, tentang kota mana yang akan kita pilih selain Jogja dan Bandung

Aku tak menyesal karena harus menyimpan rasa begitu dalam dan lama tanpa sepengetahuanmu. karena aku yakin, jika Tuhan berkehendak tanpa aku mengatakan pun, hatimu akan tergerak. 

Semoga berbahagia, dengan wanita yang lahir dari kota impianmu
dan doakan agar diriku segera dipertemukan Tuhan dengan yang terbaik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kata Dya "Ngga apa-apa mama"

Sedang di titik selalu sedih dan merasa bersalah  Pada sulungku yang selalu mengatakan "gapapa mama" Semakin tidak apa-apa, perasa...