Minggu, 12 Januari 2020

Jika Kamu Jadi Dewasa...

Hai selamat malam, buat kamu yang ngga pernah diucapin selamat malam
Atau buat kamu yang baru saja pulang berlibur malam ini, ingat besok senin!
Dan buat kamu yang belum bisa tidur, terus gabut iseng liat status whatsapp temen/gebetan/pacar/suami/istri/mantan dll...

Bicara tentang dewasa, ada yang siap dan ada yang tidak. mungkin... but i don't know

Pernah ngga sih, diantara kalian "kangen" karena mendadak nostalgia setelah liat lingkungan sekitar

Entah kalian liat anak kecil main lari-larian di taman, bukan tentang tamannya. Melainkan "dulu" sebelum itu jadi taman, adalah sesuatu lain seperti "kebon" misalnya dan lo pernah lewat situ.
atau ngeliat segerombolan anak main petak umpet sambil teriak-teriak selepas isya
lewatin jalan ke arah rumah temen, yang dulu mungkin waktu SD sering lo lewatin dengan jalan kaki, tapi sekarang pakai motor

Kangen ngga sih?

Banyak perubahan yang terjadi dalam hidup, bukan hanya lingkungan, tapi juga individu manusianya termasuk kamu dalam cara berfikir dan bersikap

Dulu, saat menjadi anak-anak pernahkah berfikir bahwa menjadi dewasa itu menyenangkan
lalu, saat jadi dewasa malah berfikir bahwa menjadi anak-anaklah yang menyenangkan :)

Dan nanti, berfikir lagi bahwa menikah menyenangkan
lalu saat sudah menikah, merasa bahwa sendiri itu lebih menyenangkan
saat sudah sudah punya anak, berfikir lagi bahwa rindu masa saat masih baru menikah

Kenapa semakin dewasa kadang manusia tidak pernah merasa puas?
apa perasaanku saja?

mengapa tidak mensyukuri segala proses dalam hidup dengan baik?
ya... bersyukur dan menikmati prosesnya

Jika kamu saat ini masih diusia sekolah, maka nikmati masa sekolahnya. karena kamu akan rindu itu nanti
Jika kamu saat ini masih sendiri,maka nikmatilah. sebab banyak ibu-ibu yang merindukan kesendirian
Jika saat ini kamu sudah menikah, maka nikmatilah sebab banyak diantara mereka yang belum menemukan pasangan hidup ingin berada di posisimu
Jika kamu sudah memiliki anak, maka nikmatilah. Sebab banyak diantara mereka yang merindukan sosok anak dalam rumah tangganya
Jika kamu masih memiliki keluarga yang utuh, maka sempatkanlah waktu berkumpul bersama mereka. Sebab, sebagian orang merindukan kebersamaan namun tak dapat lagi lakukan itu.

Ingatlah bahwa Tuhan telah menggariskan takdir seseorang, jauh sebelum kita dilahirkan.
Tugas kita bersyukur dan menjalani setiap kehidupan dengan baik.

Salam semangat
-katarafika-



Kata Dya "Ngga apa-apa mama"

Sedang di titik selalu sedih dan merasa bersalah  Pada sulungku yang selalu mengatakan "gapapa mama" Semakin tidak apa-apa, perasa...