Jumat, 16 November 2018
Hidupmu bukan sebatas JABODETABEK
salam semangat!
untuk kesekian kali, lagi lagi nulis lagi
saya harap kamu tidak bosan menjadi pelanggan sejati untuk membaca setiap tulisan saya, dan saya akan dengan senang hati jika kamu memberi komentar membangun :)
mari bicara tentang mimpi pagi ini, dan berhenti sejenak untuk membahas tentang hati
Hai kamu, iya kamu yang sedang baca tulisan ini
silahkan kamu ambil sebuah kertas dan alat tulis, apaun itu jika kamu suka warna silahkan juga sediakan pewarna yang bisa membuatmu nyaman dalam menulis, dan menarik untuk kembali kamu baca.
kemudian tulislah runtutan mimpimu, dari yang termudah sampai tersulit, dari yang terdekat sampai yang akan datang (beri warna jika kamu suka)
tempel mimpi yang sudah kamu tulis di tempat paling strategis yang memungkinkan akan kamu lihat setiap hari, lalu bacalah berulang sampai kamu yakin bahwa mimpimu akan menjadi nyata, berfikirlah positif, ubahlah hal yang menurutmu tidak mungkin menjadi mungkin.
setelah itu pejamkan mata kamu, dan bayangkan jika mimpi itu terwujud satu persatu. indah bukan? :) dan kamu akan mampu mengukir senyum di wajah orang-orang dilingkunganmu dan yang terutama adalah orang tuamu.
HIDUPMU BUKAN SEBATAS JABODETABEK!
mari buka pikiranmu lebih luas, dan jauh ke depan.
dimana kamu lahir?
dimana kamu mengenyam pendidikan?
dan dimana kamu bekerja?
jika kamu sama seperti saya, sejak lahir sampai bekerja tidak jauh dari radius tempat tinggalmu, atau bisa dikatakan kepleset sampai, maka sebagian besar dari kamu pasti pernah berfikir sama dengan saya.
1. saya pernah merasa bosan
2. saya memiliki keinginan untuk keluar dari zona nyaman
3. saya memiliki keinginan untuk menyambangi negeri sebrang
dan lain sebagainya...
jika kamu pernah berfikir seperti itu, maka laksanakan mimpi itu dan buktikan bahwa kamu mampu meraih mimpi.
ingatlah, bahwa di depan kamu akan menghadapi tantangan, lelah, dan bahkan kamu akan berada di titik jenuh perjuangan. tapi yakinilah bahwa KAMU PASTI BISA MELALUI ITU!
jangan hanya mampu bermimpi tanpa mampu mewujudkan,
jika kamu wanita, merasa takut dan tidak mampu
jika kamu wanita, merasa bahwa lulusan SMA saja sudah cukup
maka kamu perlu membaca ratusan buku motivasi tentang wanita sukses , bagaimana mereka mampu membagi waktu antara keluarga, pendidikan dan karir.
jangan pernah berfikir bahwa "yasudah itu dia, bukan saya" maka saya katakan tariklah kembali ucapanmu, dan ubahlah pemikiranmu menjadi "oke, kalau dia saja bisa kenapa saya tidak?"
ingat kawan "anak yang cerdas lahir dari wanita yang cerdas"
jika pada akhirnya kamu tetap memutuskan menjadi ibu rumah tangga, maka jadilah ibu yang cerdas, jadilah ibu yang berpendidikan, dan jadilah ibu yang berfikiran maju.
ingatlah bahwa anakmu bukan hidup di zamanmu,
mau tidak mau, suka tidak suka, terima tidak terima kamulah yang harus mengikuti perkembangan zaman.
jadilah inspirasi bagi anakmu sendiri
dan untuk kamu, wanita yang masih sendiri
mungkin kesendirianmu adalah kesempatan dari Tuhan untuk berkembang menjadi jauh lebih baik
jika kamu masih sendiri, dan memiliki mimpi melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi dan lebih jauh dari tempatmu berpijak saat ini, maka kejarlah, raihlah dan percayalah bahwa jutaan wanita terkadang merindukan kesendirian.
salam semangat!
-Rafika Ahmad-
^_^
Minggu, 23 September 2018
Tentang kecewa
Ku katakan
Lagi dan lagi
Berulang kali
Jangan bohong!
Untuk sekali ku maafkan
Tapi kebohongan takkan berhenti disitu.
Akan ada kebohongan lain
Untuk menutupi kebohongan lainnya.
Dulu, kau tak suka aku memposting fotomu pada akun media sosialku
Tapi saat ini, kau tidak keberatan ketika dia menulis singkatan namamu di akun media sosialnya
Lalu kau anggap aku apa?
Kau bilang, kau tak memilih
Tapi kau butuh waktu untuk meyakinkan bahwa kau memilihku, tapi nyatanya tidak
Kau bilang, kau tak memilih.
Tapi pada profilnya yang menulis singkatan namamu, kau tak bergeming sedikitpun
Apa yang kalian tau dan aku belum tau?
Lagi dan lagi naluriku berkata ada hal yang masih kau tutupi
Sebelumnya kau berkata takut jika kelak, kau kembali menghubunginya.
Lalu rasa yang sama berulang
Maka ku berikan jalan untuk antisipasi
Tapi lagi dan lagi kau keberatan
A, b, c, dan d hanya alasan kau belum mau memulainya
Tapi nyatanya, kau keberatan untuk berhenti berkomunikasi dengannya.
Kukatakan, lagi dan lagi
Jangan bohong!
Kau berkata tak mau kehilangan
Nyatanya kau memintaku pergi secara perlahan dan itu tersirat
Aku yang harusnya tahu diri
Hanya menjadi dinding pemisah antara 2 insan yang saling mencintai
Andai ku tahu itu sejak awal
Andai kau jujur sayang
Aku takkan sedikitpun membuka hati untukmu
Kau berkata "siapa bilang aku tidak mencintaimu?"
Tapi nyatanya kau masih mencintainya
Tak mungkin dalam satu hati ada 2 Cinta
Dan jika memang ada
Itu bukan aku
"Rafika Ahmad"
Kata Dya "Ngga apa-apa mama"
Sedang di titik selalu sedih dan merasa bersalah Pada sulungku yang selalu mengatakan "gapapa mama" Semakin tidak apa-apa, perasa...
-
Aku bodoh karena setia Ku kira tak berdampak , sampai aku mendengar si bijak berkata "kenapa aku sulit melupakannya , sementara dia...
-
Selamat pagi... salam semangat! untuk kesekian kali, lagi lagi nulis lagi saya harap kamu tidak bosan menjadi pelanggan sejati untuk memb...
-
Hari ini, tepat 8 bulan usia pernikahan kami dan 23 minggu usia kehamilanku. Mungkin, drama pernikahan kami belum seberapa di banding...