Aku menulis dengan judul demikian karena ini adalah kalimat pertama yang aku ucapkan saat mengetahui bahwa aku benar-benar hamil, sebab aku pernah berkata saat awal pernikahan "makannya hamilin aku, biar aku ngga ngerasain sakit perut sampai guling-guling kalo lagi haid" , aku mengungkapkan itu saat aku belum tau "nikmat" luar biasa menjalani kehamilan di trimester pertama, dan dia hanya tertawa mendengar ucapanku.
Sejauh ini aku banyak belajar, ternyata menikah rasanya seperti ini, banyak hal yang berubah dalam hidupku yang bahkan sampai saat ini aku masih belajar untuk menyesuaikan, dan yang terutama adalah tentang kehamilan "ternyata hamil itu begini ya", sejak bangun tidur sampai menjelang tidur lagi rasanya mual, belum lagi kesulitan ketika tidur, banyak kebiasaan yang menurutku tidak dapat dilakukan lagi, salah satunya adalah memasak. ya, aku mual dengan aroma bumbu dapur, sesekali aku menangis tatkala memikirkan suamiku yang tidak lagi memakan masakanku, dan melihat aku mempersiapkan pakaiannya dan masih banyak hal.
Kehamilan ini membuatku tidak maksimal melayani suamiku, tapi bersyukurnya aku, sejauh ini ia tidak mempermasalahkan, dan justru menjadikanku ratu. Hingga sampai saat ini membuatku berfikir "bagaimana jika aku tidak menikah dengannya, belum tentu suamiku sebaik dia"
Kehamilan ini membuatku berfikir "kenapa masih saja ada suami yang tega berselingkuh padahal ia tau bagaimana sang istri menjalani kehamilan yang sesulit ini" semoga suamiku tak demikian