Setelah pernikahan, adalah kehidupan paling tidak adil bagi wanita yang tidak bahagia
Ia bekerja, bertanggung jawab atas keluarga, setelah pulang harus jadi ibu rumah tangga
Yang katanya menjadi ibu adalah tugas paling mulia, nyatanya aku berdiri sendirian
Jika dengan tidak menikah ternyata lebih membahagiakan, untuk apa ada pernikahan?
Jika sbelum menikah aku menahan tangis sendirian
Untuk apa aku menikah, karena setelah menikahpun aku masih melakukan hal yang sama
Jika sebelum menikah aku memeluk diri sendiri menahan sakit
Untuk apa aku menikah, karena setelah menikahpun aku masih melakukan hal yang sama
bahkan dibuat semakin sakit
Jika menikah hanya bertujuan untuk memiliki anak, begitu banyak anak di panti asuhan yang bisa dirawat
bukankah setiap anak sebelum lahir tempatnya disurga?
Maka bolehkah aku tidak memanggilnya ke dunia, karena hidup sungguh tidak menyenangkan
Tak ada yang memahami, bahwa menyusui itu menyebalkan
Aku diminta menginap sememtara diriku sdang masa menyusui
pernah ku jelaskan bahwa aku butuh tempat yang nyaman, dan aku tak ingin sembarang orang melihat payudaraku
seketika mengerti, namun di waktu yang lain itu dijadikan sebagai tameng bahwa aku tak menghargai keluarganya
lalu aku harus apa?
menjelaskan lagi dan lagi?
tidakkah rumait menikah dengan orang yang takkan pernah mengerti?
jika dengan tidak menikah memperbaiki mental, kenapa harus ada pernikahan?
Sabtu, 12 Juli 2025
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kata Dya "Ngga apa-apa mama"
Sedang di titik selalu sedih dan merasa bersalah Pada sulungku yang selalu mengatakan "gapapa mama" Semakin tidak apa-apa, perasa...
-
Aku bodoh karena setia Ku kira tak berdampak , sampai aku mendengar si bijak berkata "kenapa aku sulit melupakannya , sementara dia...
-
Selamat pagi... salam semangat! untuk kesekian kali, lagi lagi nulis lagi saya harap kamu tidak bosan menjadi pelanggan sejati untuk memb...
-
Hari ini, tepat 8 bulan usia pernikahan kami dan 23 minggu usia kehamilanku. Mungkin, drama pernikahan kami belum seberapa di banding...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar