Selasa, 17 Desember 2019

Luka Yang Baik :)

Tidak akan ada yang bertanggung jawab atas luka yang dibuat sengaja, ataupun tidak disengaja
Malam ini, bukan tentang luka fisik, melainkan luka hati
Lagi dan lagi, pembahasan tentang hati
Memang, jika bicara tentang hati tidak akan ada habisnya
Apalagi, hati yang terluka

Luka yang baik? kenapa kasih judul itu?
yaa... biar menarik aja hehe

Karena tujuan pembahasan adalah "Bagaimana caranya tetap menjadi baik saat terluka"
hmmmm huft... aku perlu menarik nafas sedikit panjang, dan menghembuskannya agak sedikit keras, sedikit tersenyum kecil menatap layar laptop, lalu bergumam pada diri sendiri "ini tulisan yang berat..."

Bicara tentang luka, ada sakit, sesak, air mata, kecewa, sedih, putus asa, marah, kesal, tapi belum tentu ada dendam.
Tidak semua yang terluka punya dendam.

Kenapa bisa? ...

Bisa jika kita mengenal "Ikhlas"
Bagiku ikhlas itu menerima, entah bagaimana menurutmu
Ikhlas pelajaran yang sulit, tapi menenangkan.

Bagaimana bisa tetap menjadi baik saat terluka?

Teman, percayalah bahwa segala yang terjadi dalam hidup sudah digariskan oleh yang kuasa, termasuk tentang luka.
Yang kamu butuhkan saat terluka adalah untuk tetap berfikir positif, bukan pikiran negatif.
Bisa bayangkan, saat kamu sudah terluka, lalu berfikir negatif, menyalahkan Tuhan, lelah sendiri, akhirnya menimbulkan penyesalan. Siapa yang akhirnya akan dirugikan?

KAMU...

Kamu yang terluka dan kamu juga yang dirugikan
Apa kamu akan bahagia?
Tidak...

Tapi bayangkan ketika kamu mampu berfikir positif
Lukamu akan sedikit teratur dan perlahan akan sembuh, percayalah karena yang pernah terluka bukan hanya kamu saja.

Ketika baru terluka, kamu akan menangis. Dan itu respon yang wajar
Setelah menangis , kamu perlu diam untuk sedikit menenangkan hati

Lalu berfikir tentang beberapa hal:
1. Ketika kamu terluka, kamu pasti bisa melewatinya karena kamu kuat. Kalau kamu ngga kuat, Tuhan ngga akan kasih ujian berupa luka.
2. Luka akan menjadikanmu dewasa, terbiasa menghadapi masalah, menambah pengalaman, dan menjadi inspirasi bagi orang lain ketika kamu berhasil melaluinya.
3. Menjadikanmu orang yang lebih berhati-hati dalam bersikap dan berkata agar tidak melukai orang lain, karena kamu tau bahwa dilukai itu tidak enak.
4.Setiap orang pernah terluka, bahkan ada yang lebih dari dirimu. Jika mereka saja bisa lewati itu. Kenapa kamu tidak?

Luka tidak lepas dari waktu, cepat atau lambat akan sembuh.
Hanya kamu yang dapat menentukan waktunya kapan
Lebih lamakah?
atau hanya sebentar?

Kamu yang akan menentukan bagaimana cara berfikir, positifkah atau negatif.
Hidup itu pilihan, termasuk tentang bagaimana kamu menghadapi luka

satu hal yang perlu kamu ingat
-Ikhlaslah, sebab tak ada luka yang tak sembuh"

Salam semangat
-Katarafika-













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kata Dya "Ngga apa-apa mama"

Sedang di titik selalu sedih dan merasa bersalah  Pada sulungku yang selalu mengatakan "gapapa mama" Semakin tidak apa-apa, perasa...