Nyatanya kita tak bisa saling menahan rindu
Ada sakit yang sama kita rasakan
Bertemu adalah obatnya
Sebab cerita kita belum selesai
Tuhan mungkin saja belum menakdirkan kita untuk bersama dalam satu ikatan
Air matamu tak berbohong
Jantung itu masih berdetak seperti sedia kala, lebih cepat dari biasanya
seperti saat itu.
Bicaramu membuatku sedikit tenang
Membuatku tak takut untuk kembali melangkah bersama
Yang kemarin adalah kesalah pahaman
Bodohnya aku mempercayai apa yang terlihat tanpa penjelasan
Kemarin adalah awal
Kembalinya "kita" yang sempat terpisah takdir
Terima kasih untuk ramahmu
Kita akan jadi seseorang yang lebih menghargai rasa
Memulai kembali, memang sulit tapi tak ada yang tidak mungkin
Lagi, kamu meyakinkan raguku
Mengembalikan percayaku walau tak seutuh dulu
Minggu, 22 September 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kata Dya "Ngga apa-apa mama"
Sedang di titik selalu sedih dan merasa bersalah Pada sulungku yang selalu mengatakan "gapapa mama" Semakin tidak apa-apa, perasa...
-
Aku bodoh karena setia Ku kira tak berdampak , sampai aku mendengar si bijak berkata "kenapa aku sulit melupakannya , sementara dia...
-
Selamat pagi... salam semangat! untuk kesekian kali, lagi lagi nulis lagi saya harap kamu tidak bosan menjadi pelanggan sejati untuk memb...
-
Hari ini, tepat 8 bulan usia pernikahan kami dan 23 minggu usia kehamilanku. Mungkin, drama pernikahan kami belum seberapa di banding...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar